Friday, 18 December 2009

Toyota dan Hino Produksi Truk Bersama

Purwakarta (ANTARA News) - Toyota Motor Corporation (TMC) dan Hino Motors Limited (Hino) melakukan konsolidasi dengan memproduksi truk ringan bersama-sama di pabrik PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) di Purwakarta, Jawa Barat.

"Kerjasama sebenarnya sudah dilakukan di beberapa negara untuk produksi bersama suku cadang maupun secara utuh (kendaraan). Ini merupakan join improvement kedua perusahan yang salah satunya dilakukan di Indonesia," kata Managing Director TMC, Mitsuhiro Sonoda, di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa kerjasama yang dilakukan saat ini sekaligus mengakhiri produksi truk ringan Toyota Dyna di PT Toyota Motors Manufacturing Indonesia (TMMI), karena produksinya akan dialihkan ke PT HMMI di mana Hino Dutro juga diproduksi.

Kerjasama tersebut menjadikan HMMI sebagai pabrik Hino terbesar dan yang pertama kalinya memproduksi kendaraan untuk TMC di luar Jepang. Selain itu, ia menambahkan bahwa kerjasama ini akan semakin mengoptimalkan struktur pembuatan truk dari Toyota Group di Indonesia.

Ia mengatakan bahwa pemasaran akan berlaku seperti sebelumnya yaitu truk buatan HMMI akan dijual di Indonesia dengan truk Dyna dijual oleh dealer Toyota sedangkan penjualan truk Dutro dilakukan oleh dealer Hino.

"Keinginan kami dari kerjasama ini hanya lah memproduksi sebanyak mungkin untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial di Indonesia," tegas Sonoda.

Presiden Hino Motors Limited, Yoshiro Shirai mengatakan komposisi kepemilikan saham dalam kerjasama ini adalah 90 persen Hino dan 10 persen PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. Namun demikian, belum dapat diketahui berapa komposisi saham TMC sendiri dalam kerjasama tersebut, mengingat Hino Motors Limited juga merupakan bagian dari Toyota Group.

"Jadi secara tidak langsung Toyota juga memiliki Hino. Belum dihitung berapa besar komposisi saham maupun nilai investasi Toyota, Hino, maupun Indomobil," ujar dia.

President Commissioner HMMI, Toshiro Mizutani menjelaskan bahwa tidak ada pembagian produksi antara Toyota Dyna dengan Hino Dutro. Banyaknya produksi masing-masing merek hanya berdasarkan kebutuhan pemenuhan setiap dealer.

Sementara itu, President Director HMMI, Kenji Ohara mengatakan bahwa kerjasama ini secara otomatis meningkatkan produksi HMMI di tanah air dari 10.000 unit menjadi 35.000 unit per tahun. Dengan penambahan investasi total sebesar 33 juta dolar AS sejak tahun 2007 hingga penyelesaian pabrik di bulan Agustus 2009.

Produk HMMI sendiri saat ini mengusai 26 persen pangsa pasar kendaraan komersial di tanah air, ujar dia. Harapannya di tahun 2010, dengan peningkatan produksi, maka pangsa pasar produk HMMI dapat meningkat. (*)

DIUTIP DARI ANTARA
COPYRIGHT © 2009

PERANG MOBIL KECIL TOYOTA DAN VW

TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah mengakuisisi 19,9 persen saham Suzuki, Volkswagen (VW) mengajak mitra kongsinya itu untuk membuat mobil berukuran kecil dengan harga bersaing. Memang, mobil tipe itulah yang kini tengah digandrungi di berbagai negara, khususnya negara berkembang.

Terlepas dari itu semua, Osamu Suzuki Kepala Eksekutif Suzuki di Tokyo mengatakan, pihaknya bersama VW sepakat untuk memulai kerjasama produksi. Dan untuk tahap awal, mobil yang akan diproduksi kedua pihak dalam kongsi itu adalah mobil berukuran kecil.

“Kami telah bertukar pikiran dan saling mengerti keinginan masing-masing pihak. Rinciannya akan selesai Januari mendatang,” tutur Osamu seperti dikutip Reuters, Kamis (17/12).

Disebutkan, mobil yang diperkirakan dibanderol US$ 4.300 – US$ 5.400 atau Rp 40. 420. 000 – Rp 50.760.000 itu menggunakan basis Suzuki Alto. Mobil yang tahap awal akan diproduksi 70 riubu unit saja itu, akan dipasarkan di India yang saat ini dikenal sebagai pasar terbesar mobil kecil di dunia.

Sebelumnya, anak usaha Toyota di India, yaitu Toyota Kirloskar Motor, Jumat (11/12) lalu telah woro-woro akan memproduksi mobil kecil (city car) berharga murah. Toyota India bahkan menyebut, mobil yang diberi nama Entry Familiy Car (EFC) itu bakal mereka boyong ke ajang 10 th New Delhi Auto Expo, Januari 2010 mendatang.

“Mobil yang didesain dengan konsep versi sedan dan hatchback itu akan kami boyong ke ( New Delhi ) Auto Expo. Konsep ini, dating langsung dari Jepang,” tutur Sandeep Singh, Managing Director TKM, Jumat (11/12) lalu.

Proses produksi massal mobil ini direncanakan sudah siap pada Desember 2010 mendatang dan dipasarkan pada 2011. Toyota India juga menegaskan, untuk tahap awal pihaknya hanya memproduksi 70 ribu unit saja. Seperti halnya mobil yang akan diproduksi kolaborasi VW dan Suzuki, mobil Toyota itu juga akan dipasarkan di India saja.

Namun, hingga saat ini, pihak Toyota India masih belum memberikan rincian ihwal spesifikasi mesin dari mobil tersebut. Hanya sedikit bocoran, mobil yang konsepnya mengambil konsep Toyota Yaris itu kemungkinan dibanderol kurang dari US$ 11.000 atau dibawah Rp 103 juta.

Sementara beberapa kalangan menilai, keberadaan mobil itu sangat penting bagi Toyota untuk menghadang laju pabrikan asal Jerman Volkswagen yang kini membangun kongsi dengan Suzuki untuk menyerbu pasar mobil India .

Seperti diketahui, Pertengahan November lalu pabrikan mobil Jerman itu menyatakan bahwa VW Group dalam rentang Januari – September tahun ini telah memproduksi 4,4 juta unit.

Sementara produksi pesaingnya, Toyota, disebut hanya terpaut sedikit yaitu 4,0 juta unit. Seolah tak terima dengan pengumuman itu, selang sehari kemudian, Selasa (17/11) Toyota Motor Corporation (TMC) mengumumkan angka resmi produksinya secara global.

Toyota menyebut, sepanjang sembilan 2009 ini produksinya mencapai 4,9 juta unit, sementara VW 4,4 juta unit. Wah persaingan akan seru nih. Akankah mobil murah produksi keduanya masuk ke Indonesia?

ARIF ARIANTO

DIKUTIP DARI TEMPO

HADIAH TOYOTA UNTUK MAIN DEALER TERBAIK

Sebagai bentuk penghargaan kepada Main Dealer Otomotif dan Dealer otomotif, PT Toyota-Astra Motor (TAM) menggelar acara Konvesi Dealer 2009, di Nusa Dua, Bali.

Pesertanya pun tak tanggung-tanggung, 186 sales outlet dealer otomotif dan 165 service center Toyota dari seluruh Indonesia. Acara yang sudah di gelar untuk ke 29 kalinya itu, kali ini juga memberikan penghargaan pada beberapa outlet dealer otomotif yang dinilai memberi kontribusi penjualan terbaik.

"Segala keberhasilan yang diraih oleh Toyota pasti merupakan hasil kerja keras dan kerjasama oleh semua pihak," ujar Presiden Direktur TAM,Johnny Darmawan, dalam keterangan pers yang diterima VIVAnews, Jumat 13 Februari 2009.

"Semoga apresiasi ini dapat terus memotivasi Toyota secara keseluruhan, mulai dari TAM, main dealer, dealer otomotif dan pihak lain yang terkait," tambahnya.

Konvensi ini memang terasa berbeda karena di tahun 2008 TAM berhasil mencapai target penjualan.

Maka itu tak salah bila konvensi tersebut juga diisi acara penghargaan dari Toyota Motor Corporation Jepang (TMC). Yaitu TMC Marketing Award Overall atas keberhasilan Toyota dalam mendapatkan TMC Marketing Award for Excellence dan TMC Service Award.

Serta 1st 200K Sales Achievement Award atas pencapaian penjualan di atas 200.000 unit untuk pertama kalinya.

Sedangkan untuk para main dealer dan Dealer Otomotif, Toyota memberikan Customers Satisfaction Award. Suatu penghargaan untuk Outlet yang memberikan pelayanan proses penjualan dengan tingkat kepuasan pelanggan yang tertinggi.

"Tahun 2009 memang tahun yang penuh tantangan, semoga penghargaan ini dapat semakin memotivasi kami untuk memberikan yang terbaik untuk semua terutama pelanggan," kata Johnny.

otomotif.vivanews.com

Thursday, 3 December 2009

BERKENDARA AMAN SAAT HUJAN

Hujan Lagi, Ayo Periksa Mobil Agar Berkendara Tetap Aman
Di beberapa tempat hujan sudah mulai sering mengguyur jalan. Ada beberapa hal yang membedakan cara berkendara di kondisi basah dan kering. Misalnya saja wiper. Musim hujan adalah saat pembasuh kaca ini bekerja keras, sehingga harus kita pastikan dapat berfungsi dengan baik. Defogger, lampu besar juga akan banyak dipergunakan agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Apa saja yang harus kita persiapkan? Berikut ini daftarnya beserta cara berkendara di musim hujan:
1. Wiper
Pastikan wiper bekerja dengan prima. Baik motor, karet wiper maupun air washer dapat menyapu kaca sehingga air hujan tidak menghalangi pandangan. Motor wiper mungkin saja macet, karet-karet wiper juga mungkin sudah keras sehingga kurang bagus saat menyapu kaca. Begitu juga dengan air wiper, bisa saja kering dan semprotannya tidak pas mengenai sasaran. Untuk semprotan air wiper yang kurang tepat, sebaiknya lakukan penyetelan.
2. Lampu-lampu
Komponen ini juga amat penting jika berkendara di saat hujan turun. Selain untuk menyorot kondisi jalan, sinar dari lampu-lampu mobil Anda sangat membantu pengendara lain melihat posisi kendaraan Anda saat melintas. Periksa apakah lampu kecil dan lampu besar dapat menyala. Akan lebih baik juga seandainya mobil Anda dilengkapi dengan lampu kabut yang sinarnya mampu menembus gelap yang menyelimuti jalan. Jangan gunakan lampu hazard ketika hujan lebat, gunakan lampu hazard hanya pada saat berhenti dalam kondisi darurat.
3. Defogger
Penglihatan melalui spion dalam juga bisa terganggu jika kaca belakang mobil berembun. Untuk menghilangkannya Anda dapat menghangatkan kaca belakang dengan mengaktifkan defogger. Karena itu periksa apakah defogger dapat bekerja dengan baik. Caranya, aktifkan switch defogger, jika kaca belakang terasa hangat berarti perangkat ini masih bekerja dengan baik.
4. Permukaan ban
Pengendalian roda saat hujan turun jauh lebih sulit dibandingkan dengan ketika permukaan jalan kering. Apalagi jika kembang roda sudah dalam kondisi kurang bagus. Periksa apakah permukaan ban sudah gundul dan ganti jika kembang ban sudah kurang dari 1 milimeter. Dan jika hujan, cara termudah untuk menghindari efek hidroplanning (ban kehilangan traksi saat basah) adalah dengan berkendara di bawah 60km/jam.
5. Karet-karet pintu
Periksa dari kemungkinan bocor, dan ganti jika kondisinya memang sudah tidak bagus lagi. Karet-karet pintu yang bocor bisa mengakibatkan air hujan merembes masuk ke dalam kabin yang tentu saja akan sangat mengganggu kenyamanan berkendara.
6. Hindari daerah rawan banjir
Daerah-daerah banjir tentu sudah bisa kita kenali. Sebisa mungkin usahakan menghindari jalur-jalur yang sering tergenang banjir jika hujan turun. Bukan hanya untuk mencegah kendaraan kita terendam banjir, pengenalan daerah banjir juga berguna agar kita terhindar dari macet berkepanjangan.
7. Segera bilas dengan air bersih
Air hujan mengandung asam dan sangat kurang baik bagi perawatan cat maupun body mobil. Kami sarankan, segera bilas mobil dengan air bersih.

Jika Terendam Banjir Saat Parkir
Banjir yang terjadi tidak hanya “memakan” mobil-mobil yang tengah melaju di jalan raya. Mobil yang tengah diparkir pun musti waspada efek buruk banjir. Salah satu kasus yang sering terjadi adalah rem tangan macet (mengunci).

Gejalanya, ketika rem tangan dibebaskan ternyata roda masih terjepit. Mobil pun sulit bergerak. Jika kendaraan dipaksa untuk maju maupun mundur, roda terasa sangat berat. Bahkan roda terasa tidak bisa berputar.

Jika mengalami kejadian seperti ini, penanganannya sederhana saja. Bebaskan tuas rem tangan dan coba paksakan supaya kendaraan bergerak maju maupun mundur. Bila gangguannya tidak terlalu berat, mestinya roda akan terbebas. Dan biasanya, terdengar bunyi hentakan yang cukup keras seperti bunyi “dak”. Bunyi ini berasal dari roda belakang, tepatnya dari dalam tromol rem akibat kampas sepatu rem yang dipaksa terbebas dari tromol.

Namun, jika bunyi hentakan itu tidak kunjung terdengar dan roda tetap tidak bisa berputar, hentikan langkah di atas. Berarti kasus rem tangan lengket di mobil Anda harus diatasi dengan cara membongkar. Angkat dan buka kedua roda belakang, lalu perhatikan tromol rem. Dalam kondisi tuas rem dibebaskan, tromol rem tidak bisa berputar (seharusnya tromol dalam kondisi terbebas). Ini menunjukkan posisi kampas rem belakang lengket dengan tromolnya.

Cara mengatasi kampas yang lengket adalah dengan memberikan getaran (hentakan) pada permukaan tromol. Ini dapat dilakukan dengan memukul tromol rem dengan palu. Tujuannya supaya daya rekat kampas rem berkurang, sehingga lama kelamaan kampas rem akan terbebas.

Apabila tromol rem sudah terbebas, jangan lupa pula untuk melihat kondisi sepatu rem. Kondisi sepatu rem yang masih laik pakai bisa diketahui dari ketebalan kampas yang minimal 1 milimeter. Daya rekat kampas terhadap rem juga terasa masih kuat. Jika kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi, ganti sepatu rem dengan yang baru. Dalam beberapa hal kasus, putaran roda yang terasa berat juga memang dipicu oleh sepatu rem yang terlepas dari dudukannya.

Pada umumnya, rem tangan lengket terjadi karena ada air masuk ke permukaan tromol. Baik karena melibas genangan maupun karena kendaraan memang terendam banjir. Efek air masuk ini makin buruk jika kendaraan langsung diparkir dan rem tangan diaktifkan. Sebab, sepatu rem yang mengering dalam keadaan aktif (menjepit), biasanya akan tetap menempel dengan tromol (lengket). Inilah yang memicu ban macet meskipun rem tangan dibebaskan.

Untuk menghindari kasus seperti ini, sebaiknya jika hendak parkir dalam waktu berhari-hari, pastikan permukaan rem kering. Atau jika tidak memungkinkan, jangan menggunakan rem tangan. Cukup dengan memarkir mobil dalam kondisi gigi persneleng masuk gigi (pada kendaraan menggunakan transmisi otomatis cukup dengan memindahkan tonggak pada posisi P).

Cegah Bintik-Bintik di Body Mobil
Belakangan ini air hujan mulai mengguyur jalan-jalan. Ini berarti kita musti lebih sering memperhatikan dampak air hujan terhadap mobil. Khususnya, cat pada body mobil. Perlakuan yang keliru bisa berdampak pada keindahan cat. Salah satu yang kami sarankan, segeralah membilas mobil setelah berkendara di bawah guyuran hujan!
Seperti kita ketahui, air hujan yang mengguyur mobil dan tidak kita bersihkan hingga mengering akan sangat mungkin memunculkan noda berbentuk lingkaran kecil-kecil di permukaan cat. Inilah yang disebut water spot.
Pada kebanyakan jenis air, apalagi di kawasan kota pinggir pantai, potensi kemunculan water spot akan lebih besar mengingat tingginya kandungan mineral tertentu pada air tersebut. Kandungan kalsium dan metal, misalnya. Ancaman water spot akan lebih gawat bila air hujan terpolusi oleh kandungan asam cukup tinggi.
Akan lebih baik lagi bila mencucinya dengan menggunakan air hangat. Bersihkan secara merata mulai dari body bagian bawah, engsel hingga ke bagian tepi-tepinya. Lalu cuci mobil dengan menggunakan shampo khusus berbusa rendah, kemudian bilas kembali dan mengelapnya hingga benar-benar tuntas. Hindari mencuci body dengan shampo berbusa tinggi.
Perlu juga diperhatikan mengenai pemoles mobil. Banyak pengendara yang berusaha merawat cat dengan memoles body mobil berbahan lilin (wax). Yang jelas, jangan terlalu sering menggunakan pemoles semacam ini. Sebab, lama kelamaan obat poles ini malah akan memudarkan dan mengikis cat mobil itu sendiri.
Untuk menghindari hal tersebut, sedapat mungkin hindari produk yang mengandung silikon (amonia silica). Obat poles dengan kandungan kimia yang dominan justru bisa merusak cat mobil. karena bersifat abrasif atau mengikis. Kedua bahan tersebut juga sulit diurai oleh tanah dan air sehingga tidak ramah lingkungan.
Ada baiknya memilih pemoles berbahan resin yang punya kandungan polimer. Kandungan ini berfungsi ganda dan cukup efektif. Selain memberi perlindungan ekstra terhadap partikel yang merusak cat, juga bisa membuat lebih mengkilap.

Jangan Paksa Stater Jika Mesin Mati Mendadak
Pernah melihat semburan air yang memaksa keluar ketika ujung selang yang tengah dialiri air dipampet? Kira-kira, begitulah yang akan terjadi jika Anda memaksa men-stater mobil yang mesinnya kemasukkan air. Jangan main-main. Bila terus dipaksakan, akan terjadi water hammer, yaitu pukulan keras pada ruang bakar yang mengakibatkan kerusakan pada mesin. Misalnya, batang piston bengkok, bahkan piston bisa mengalami pecah.
Sayangnya, banyak pengendara yang melakukan hal seperti di atas ketika tiba-tiba mesin mobilnya mati setelah melibas genangan. Saat banjir tahun lalu, AstraWorld menemukan kasus mobil yang mesinnya rusak sehingga harus di-overhoul (turun mesin).
Kasus di atas menjadi pengalaman berharga. Jika mobil mati setelah melibas genangan jangan paksa men-stater. Kami sarankan untuk melakukan langkah-langkah sederhana namun aman seperti berikut ini:
1. Periksa saringan udara dari kemungkinan basah atau terendam air. Jika terbukti basah, copot saja untuk sementara.
2. Buka stick oli dan lihat apakah warnanya berubah kecoklat-coklatan. Jika ya, berarti oli mesin sudah kemasukkan air, sebaiknya jangan hidupkan mobil sama sekali dan bawa saja ke bengkel. Silakan hubungi CALL AstraWorld di (021) 653 10 000 untuk mendapatkan bantuan darurat. Jika warnanya masih ok, lanjutkan dengan pemeriksaan berikut.
3. Buka semua busi untuk memastikan apakah di dalam silinder terdapat air atau tidak. Untuk mengeringkannya, Anda dapat men-stater berulang-ulang sampai tidak ada lagi air yang keluar lubang tempat busi.
4. Keringkan sistem pengapian dengan lap atau tisu. Misalnya, kabel busi, busi, maupun tutup distributor ((bagi yg masih memakai distributor seperti Toyota Starlet, Kijang di bawah tahun 2003, atau Daihatsu Taruna, dll).
5.Setelah langkah-langkah itu, pasang kembali busi beserta komponen-komponen yang tadi Anda bersihkan. Lalu coba hidupkan mesin dengan men-stater.
Seharusnya mesin dapat hidup seperti semula dan terhindar dari ancaman rusak. Sebab, kerusakan mesin seperti kasus di atas sebenarnya terjadi karena water hammer yang dipicu karena tersedotnya air melalui saringan udara kemudian masuk dan mengalir hingga ke silinder mesin.
Silinder mesin adalah tempat terjadinya kompresi bahan bakar dan udara saat mesin di-stater. Masalah akan timbul ketika yang masuk melalui saringan udara adalah air. Sebab, air tidak menghasilkan pembakaran ketika kompresi berlangsung. Bukan hanya tidak menghasilkan pembakaran, secara teknik perbedaan kompresi pada air jauh lebih tinggi dibandingkan bahan bakar. Tekanan itulah yang mengakibatkan batang piston bengkok, bahkan piston pecah. Makanya, jangan paksakan men-stater jika mesin mati setelah melibas genangan.


Musim Hujan, Simpan Payung di Dalam Mobil
Anda pernah kehujanan, kemudian flu dan sakit kepala? Itulah sebabnya, demi menjaga kesehatan sangat disarankan agar sebaiknya tubuh kita terlindungi dari air hujan. Gunakanlah payung jika terpaksa harus melintas saat rintik-rintik air jatuh dari langit.
Karena dampak buruk hujan bagi kesehatan, sungguh masuk akal jika di masyarakat kita berkembang pepatah sangat terkenal yang berbunyi "sedia payung sebelum hujan". Dalam arti yang luas, pepatah ini sebenarnya juga mengingatkan kita agar lebih preventif menghadapi kondisi yang mungkin muncul suatu saat dan tanpa diduga-duga. Dengan persiapan matang, segala yang kita rencanakan dapat berjalan dengan lebih mulus.
Lalu, apa hubungannya antara hujan, pepatah di atas dan saran-saran seputar berkendara yang biasa AstraWorld kirimkan ke para pelanggan e-newsletter tips and tricks astraworld.com?
Bila pada dua edisi sebelumnya AstraWorld mengulas persiapan-persiapan berkendara di musim hujan serta hubungan musim hujan dan perawatan mobil bertransmisi matik, ada satu hal sederhana yang tidak kalah penting. Di artikel ini AstraWorld sekadar ingin mengingatkan Anda untuk memeriksa kembali bagasi atau bagian belakang kabin mobil Anda:
Apakah tersedia payung di sana? Jangan-jangan, mobil Anda belum dilengkapi dengan payung? Atau, payung yang biasanya tersimpan rapi kini entah berada di mana.
Bukan apa-apa, kendati banyak orang sudah memahami pentingnya payung, perlengkapan yang satu ini sering kali tidak ada di tempat pada saat dibutuhkan. Barang yang sebenarnya tidak terlalu mahal namun sangat perlu saat musim hujan ini memang mudah hilang. Dan pengendara baru menyadari bahwa mobilnya tidak dilengkapi payung ketika hendak keluar mobil tapi hujan tengah turun.
Karena itu, periksalah bagasi atau kabin belakang mobil Anda, apakah sudah tersedia payung di sana.

Lampu Hazard Bukan Tanda Berkendara Saat Hujat Lebat
Tidak sedikit pengendara yang masih menghidupkan lampu hazard saat berkendara di bawah guyuran hujan lebat. Dengan menyalakan lampu kuning yang berkedip tersebut mereka bermaksud memberi sinyal / tanda kepada para pengendara lain agar dapat melihat atau mengetahui keberadaan mereka di jalan raya.

Maksud memberi sinyal kepada pengendara lain memang baik-baik saja. Tapi masalah akan sangat terasa ketika kendaraan melintas di persimpangan. Bisa dibayangkan betapa bingungnya pengendara lain saat di persimpangan bertemu dengan kendaraan yang keempat sign di sisi kiri kanan dan depan belakang berkedip berbarengan.

Jika berkendara di bawah guyuran hujan, bukan lampu hazard yang seharusnya dinyalakan. Cukup nyalakan lampu kecil saja agar pengendara lain dapat mengetahui dan melihat keberadaan mobil kita. Atau, jika hujan memang sangat deras bisa menyalakan lampu besar atau lampu kabut.

Dilihat dari fungsinya, lampu hazard memang untuk tujuan yang lain. Lampu hazard kita nyalakan sebagai isyarat bahwa kendaraan kita dalam kondisi darurat. Tetapi bukan saat mobil melaju. Kita bisa menyalakan lampu hazard ketika mobil dalam kondisi darurat di pinggir jalan. Misalnya, saat mengalami mogok atau tengah mengganti ban, dsb.

Jadi, sudah saatnya menghilangkan kebiasaan menyalakan lampu hazard saat berkendara di hujan lebat.

Atasi AC Mati dengan Cairan Shampoo
Ini memang bukan tips tentang mengatasi kabin mobil yang panas ketika AC (air conditioned) tidak berfungsi dengan baik. Lebih penting lagi, isinya sangat berkaitan erat dengan situasi AC mati dan kenyamanan serta keamanan berkendara, terutama ketika kita tengah berkendara di saat turun hujan. Sebab, jika AC mobil mati ketika kita tengah berkendara di bawah guyuran hujan, biasanya kita akan terganggu oleh kemunculan embun di kaca-kaca. Sudah pasti, situasi ini sangat berbahaya karena pandangan kita menjadi tidak maksimal.

Di sinilah arti penting cairan shampoo. Kemunculan embun pada kaca-kaca mobil dapat kita cegah cukup dengan shampo rambut. Caranya mudah. Siapkan lap atau kain yang bersih. Kemudian tuangkan sedikit shampoo jenis apa saja ke kain atau lap tersebut, lalu olesi secara merata dan tipis saja ke kaca depan serta area-area yang kita gunakan untuk memantau kondisi jalan. Embun tak akan muncul karena cairan shampoo mengandung unsur kimia yang dapat menghalau uap air.

Jangan lupa untuk segera membersihkan kaca-kaca kembali. Jika tidak, kaca yang telah kita beri shampo ini mengundang debu untuk menempel dan menumpuk. Lama kelamaan akan membuat kaca-kaca mobil kusam, bahkan berjamur.

Sebenarnya, embun-embun yang muncul di kaca pada saat turun hujan karena terjadi perbedaan temperatur antara di dalam kabin mobil dan di luar. Karena AC mati sementara hujan tengah mengguyur, berarti temperatur di dalam kabin lebih panas ketimbang di luar. Itu sebabnya, maka muncul embun di sisi dalam kaca-kaca.

Ada juga kasus munculnya embun pada sisi luar kaca. Hal ini terjadi jika temperatur di luar justru lebih tinggi dari pada di dalam. Berbeda dengan kasus di atas, kemunculan embun-embun seperti ini justru terjadi pada saat AC berfungsi normal. Biasanya, temperatur AC terlalu rendah sehingga suhu kabin jauh lebih dingin dibandingkan temperatur di luar. Solusinya, cukup dengan menaikkan temperatur AC.

EXPRESS MAINTENANCE

Perawatan Berkala 1 Jam Agung Automall
Mau melakukan perawatan berkala Toyota Anda dengan penanganan cepat? Kunjungi saja Agung Automall. Karena beberapa bengkel Agung Automall menyediakan layanan ekstra cepat ini. Dengan layanan perawatan berkala 1 jam, Anda tak perlu menunggu terlalu lama dalam melakukan perawatan berkala Toyota di bengkel Agung Automall.
Untuk menikmati layanan ini terlebih dahulu pelanggan melakukan reservasi booking service. Booking dapat dilakukan via telepon dengan cara memberi informasi nomor seri (polisi) mobil, pekerjaan perawatan berkala yang dilakukan, rencana dan hari kedatangan, termasuk nomor telepon yang dapat dihubungi.
Cara lain, Anda mendatangi langsung counter booking Agung Automall. Lalu melaporkan kebutuhan pekerjaan booking perawatan berkala, serta menandatangani kertas booking yang disediakan. Biaya perawatan tidak ada tambahan,sama dengan perawatan pada umumnya.
Yang perlu diingat, saat masuk bengkel dan mendapat nomor antrian Anda langsung melapor atau menghubungi counter booking guna proses pembuatan dokumen.

Servis Rutin Sanggup Bikin Mesin Hemat BBM
Berikut ini fakta menarik mengenai cara menghemat konsumsi BBM (bahan bakar minyak). Saat pertama kendaraan diterima 5 tahun lalu konsumsinya sekitar 1:8-10 Km /liter untuk pemakaian dalam kota. Tetapi,sampai sekarang masih tetap bertahan. Resepnya ternyata sangat sederhana. "Kalau rajin servis rutin ke bengkel resmi, mestinya sudah sangat cukup membuat konsumsi BBM hemat,
Dengan dasar itu, pemilik Avanza tahun 2004 ini adalah mendatangi bengkel resmi Toyota Agung Automall. Beberapa pemeriksaan dan perawatan komponen yang terkait efisiensi BBM jadi perhatian khusus. Mulai dari: (1) mengganti oli menggunakan SAE 10W30 yang secara fisik lebih encer; (2) membersihkan ruang bakar dan mengganti busi baru dengan gap 0,8 mm (sesuai buku manual); hingga (3) menggunakan BBM beroktan 92 agar kualitas BBM yang di-supply ke ruang bakar lebih bagus dan sesuai kebutuhan mesin.
Selain masalah pembakaran ia juga berusaha menekan beban berat mobil. Aksesoris yang tidak perlu diturunkan, dan dengan bantuan bengkel ,kaki-kaki mobil diperiksa. Dilakukanlah spooring dan balancing, pemeriksaan rem untuk mengetahui ada tidaknya hambatan, serta melumasi komponen-komponen bergerak di bagian kaki (cross joint pada kopel, laher differential bagian luar, pully alternator, pully AC, pully power steering, bearing tensiometer). Bahkan menambah angin pada keempat roda hingga tekanannya standard.
"Intinya hanya dua, yaitu: meningkatkan kinerja mesin dan mengurangi berat beban mobil," .Sisanya adalah driving attitude. Dalam hal gaya berkendara, persis seperti yang sudah banyak diterapkan orang. Yaitu, nyetir dan melakukan pergantian persneleng dengan memperhatikan gear ratio. kecepatan jelajah Avanza saya jaga maksimum di 50 km/jam pada rpm 2.200 pada persneling 5, range rpm bermain di antara 1.800 dan 2.800 rpm untuk saat pergantian persneling. Jangan lupa pula lakukan pelepasan kopling secara perlahan hingga terlepas penuh saat kendaraan akan mulai bergerak, lalu tekan gas secara halus untuk menambah kecepatan.
Di luar servis dan gaya berkendara, tidak ada tambahan lain. Gak perlu menggunakan produk penghemat BBM yang banyak beredar. Satu-satunya tambahan yang ia lakukan adalah meletakkan kipas kecil ukuran 2 inch di saluran masuk udara ke ruang bakar agar kebutuhan udara saat proses pembakaran BBM berlangsung sempurna, Tujuannya menurunkan kadar gas CO yang terlepas ke udara.
Efek lingkungan dari penggunaan kipas ini terlihat dari hasil uji emisi . Hasilnya mendekati kendaraan sejenis yang sudah menggunakan teknologi lebih baru (VVTI ). Print out uji emisi menunjukkan bahwa CO yang terbuang hanya 0,08 % (maks: 3 % ), HC = 73 % (maks: 700 %) dan lambda = 1,5 ( standard 0.98 - 1,02 ). Namun, penggunaan kipas ini tidak ia rekomendasikan untuk berkendara sehari-hari. Karena tenaga hasil pembakaran BBM turun lumayan signifikan yang ditunjukkan dari hasil pengukuran CO2 = 9,6 % saat idle (standard kondisi biasa 14,2- 14.5 % ). O2 = 7.24 % (ideal 1-3 %), AFR =1:21,27 (ideal 1 : 14,7).

Dua Pemeriksaan untuk Pastikan Tenaga yang Berkurang
Besar kecilnya tenaga yang dihasilkan oleh mesin seharusnya tidak dipengaruhi oleh jarak tempuh. Jika tenaga semakin kecil atau bahkan mesin terasa tak bertenaga saat kendaraan sudah menempuh jarak yang jauh (dalam waktu yang lama) berarti ada sesuatu yang menggangu kinerja mesin kita. Anda patut bertanya-tanya, dan silakan manfaatkan layanan konsultasi yang Agung Automall sediakan agar permasalahan menjadi lebih jelas.
Kebetulan, pertanyaan ini beberapa kali diajukan oleh pelanggan Toyota. Terutama sewaktu mudik, di mana biasanya pengendara menempuh jarak jauh dengan kecepatan tinggi. Diantara penanya, ada juga yang mengaku tenaga mobil kembali prima bila temperatur mesin telah dingin kembali.
Dilihat dari kasusnya, kemungkinan besar gejala seperti ini dipicu oleh overheating akibat sistem pendinginan tidak bekerja dengan baik. Kaitannya dengan overheating memang erat. Mesin yang overheating akan membuat beberapa komponen (misalnya, piston dan silinder) di mesin memuai secara berlebihan. Akibatnya, gerakan komponen-komponen di mesin menjadi berat karena gesekan antar bagian. Itulah yang membuat output tenaga yang dihasilkan pun merosot. Jika tetap dipaksakan, mesin dapat mogok.
Selain overheating, penyebab lainnya adalah tidak normalnya sistem pengapian, bisa karena koil, kabel busi maupun busi itu sendiri. Mungkin saja kondisi komponen-komponen tersebut sudah tidak baik sehingga mudah terpengaruh oleh panas kendaraan. Saat panas, hambatan yang terdapat pada komponen tersebut menjadi besar. Pada akhirnya, percikan api dari busi juga menjadi lebih kecil. Percikan yang kecil menyebabkan bahan bakar tidak terbakar secara sempurna, otomatis tenaga yang dihasilkan menjadi berkurang.
Jadi, pertama, untuk memastikan sistem pendingin mobil Anda masih bekerja dengan baik, periksalah kualitas air radiator, sirkulasi air, radiator, selang-selang penghubung radiator ke mesin atau mungkin kipas pendingin. Jika ternyata semua dalam kondisi baik-baik saja, ini langkah yang kedua, alihkan perhatian ke komponen pada sistem pengapian untuk memastikan masih layak atau tidaknya komponen-komponen tersebut.
Sebetulnya, pada saat melakukan servis berkala, dua pemeriksaan penting di atas sudah pasti dilakukan. Agar berkendara menjadi lebih aman, nyaman serta komponen lebih terawat, lakukanlah service rutin.

Gantilah Air Pendingin Secara Berkala
Hal lain yang juga jarang disebut terkait dengan overheating adalah masalah pada thermostat. Untuk menghindari kemungkinan overheating karena kerusakan pada komponen ini, Bengkel Agung Automall menyarankan agar air pendingin diganti secara berkala setiap 20.000 km.Bila menggunakan Super long Life Coolant setiap 80.000 km.
Aktivitas sederhana itulah yang dapat mencegah kemungkinan thermostat mengalami kerusakan. Salah satu kondisi yang membuat thermostat tidak dapat bekerja dengan baik adalah bila komponen ini dipenuhi karat pada dinding-dindingnya.
Karat pada dinding-dinding thermostat memang harus dihindari. Apalagi, komponen ini sebagian besar berbahan dasar besi --unsur yang mudah menimbulkan korosi bila berkontaminasi dengan air dan udara. Kemungkinan karat semakin besar timbul bila air tersebut kotor. Itulah sebabnya, penggantian secara berkala dengan air yang steril kembali, dapat meminimalisir kemunculan karat.
Bila tidak dicegah dan karat sudah terlanjur menempel, harap Anda berhati-hati. Tumpukan karat pada dinding-dinding thermostat bisa membuat komponen ini macet. Saat terjadi kemacetan, maka thermostat tidak dapat menjalankan fungsi buka-tutup aliran air dari radiator ke mesin.

Kemacetan bisa membuat thermostat selalu terbuka, atau sebaliknya, tertutup terus.
Bila selalu terbuka, berarti aliran air antara mesin dan radiator akan terus-menerus mengalir. Dengan demikian, air akan selalu berada pada suhu yang dingin. Situasi ini bisa membuat mesin overcooling yang dampaknya membuat temperatur kerja mesin sulit tercapai.
Sebaliknya, bila thermostat macet dalam kondisi tertutup, aliran air antara mesin dan radiator akan terhalang. Karena terhalang, pada saat air pendingin telah mencapai temperatur kerja dan mendekati titik didih, tidak dapat bertukar tempat dengan air yang dingin. Karena tidak mendapat pendinginan yang cukup muncullah overheating.
Saat overheating, tentu kita sudah paham dengan dampak buruknya. Karena panas yang melebihi toleransi, mesin mungkin berbunyi tidak normal, kurang bertenaga, boros bahan bakar, bahkan mogok di tengah jalan.
Sekali lagi, kemungkinan itu bisa dicegah dengan mengganti air pendingin secara berkala. Akan lebih baik lagi bila Anda menggunakan bahan additive (radiator coolant). Sebab, dengan kandungan ethylene glycol di dalamnya, additive ini berfungsi untuk menurunkan titik didih air untuk menyempurnakan pendinginan, juga berfungsi untuk mencegah timbulnya korosi pada saluran-saluran air pendingin. Secara kimia, radiator coolant sendiri memang mengandung zat anti rust (karat), anti freeze (beku), dan anti overheat.

Daftar Pertanyaan:
1.Mohon dijelaskan apa itu service berkala dan kaitannya dengan express maintenance?
2.Apa keuntungannya bagi pelanggan?
3.Mohon dijelaskan ,hubungan service berkala dengan hemat bahan bakar?
4.Mohon dijelaskan tips hemat bahan bakar?
5.Bila dalam perjalanan tenaga mesin drop apa penyebabnya.mohon penjelasannya?
6.Kenapa air pendingin harus diganti secara berkala?

Body & Cat

Body & Cat

Body

Klasifikasi Menurut Bentuk body

Bentuk body kendaraan penumpang berbeda-beda menurut penggunaanya dan dapat di bagi kedalam klasifikasin sebagai berikut:

Body kendaraan penumpang

- Sedan (4- pintu atau 2-pintu)
-Coupe ( 2-pintu)>>>>>>>> Sporty
- Hardtop (4-pintu atau 2-pintu)
- Lifback (5-pintu atau 3-pintu)
- Van dan station Wagon ( 5-pintu atau 3-pintu)

Klasifikasi Menurut Rancangan Body

Konstruksi dasar dari body kendaraan penumpang menurut rancangan body

1. Body type frame
Pada type ini body dan chasis terpisah dan pengikatnya di gunakan baut dan dilengkapi dengan karet untuk meredam getaran.

2. Monocock Body
Pada type ini body dan chasis menyatu dengan menambahkam rangka pengeras pada ruang penumpang yang bersama-sama membentuk satu unit konstruksi body


Karakterristik monocock body
• Monocock Body lebih ringan tetapi cukup kuat untuk tahan terhadap kebengkokan dan puntiran karena konstruksinya menyatu. Monocock body di bentuk dari kombinasi panel baja tipis yang di prises kedalam bentuk dan di spot welding
• Suara dan getaran dari pemindah daya dan suspensi dapat merambati monocock body dengan mudah karena monocock body bertindak sebagai kotak akustik.
• Karena baja tipis digunakan secara luas, maka perli tindakan pencegahan karat,
• Karena kombinasi dari berbagai panel di pres kedalam bentuk yang komplek maka sekali rusak memerlukan tenaga untuk memeperbaikinya

Pada akihir – akhir ini body kendayaan dirancang untuk lebih safty agar penumpang yang ada di dalam dapat terselamatkan jika terjadi kecelakaan.
Untuk itu ada beberapa hal yang di lakukan dan ditambahkan pada kendaraan guna meningkatkan keselamatan berkendaraan.

1. Selftybelt : untuk mencegah pengemudi dan penupang terlempar kedepan jika terjadi
Pengereman tiba-tiba atau kecelakaan

2. Air bag : untuk menahan pengemudi dan penumpang yang didepan jika ada kecelakaan
Pada bagian depan.

3. Ebos : Embos adalah lekukan yang ada pada bagian panel dan chasis depan guna
Untuk meredan kuatnya benturan.
4. Pen Hole : fungsinya sama dengan embos tetapi ini berbentuk lobang.

5. Body pada bagian depan dan belakang dirancang koponennya bahanya terbuat dari plastk
Gunanya juga untuk meredam kuatnya benturan yang terjadi.









Cat

Kalau berbicara dengan cat sanngat erat kaitanya dengan warna maka sebaiknya kita nengenal warna.
Pengenalan warna
Salah satu tipe perasa, seperti bau dan suara, warna adalah perasa yang dihasilkan oleh gelombang cahaya yang masuk kedalam mata. Pada saat mencapai mata cahaya di transmisikan kesaraf optikal dan selanjutnya ke otak yang kemudian dirasa sebagai warna. Oleh sebab itu tanpa cahaya atau didalam kegelapan tidaklah mungkin dapat mendeteksi suatu warna.

Pada cat yang ada pada saat ini adanya istilah color matching artinya
Suatu proses dimana dua warna atau lebih dicampur bersama untuk membuat warna yang diinginkan. Proses ini diperlukan oleh karena telah lebih dari 100 warna digunakan pada Toyota sekarang. Apabila jumlah ini di gabung dengan model –model yang lama maka lebih dari 500 warna yang berbeda tersedia.

Jumlah total warna kendaraan di pasar bahkan menjadi lebih banyak lagi apabila warna-warna yang digunakan oleh merk lain di jumlahkan. Sedangkan, tidaklah mungkin dalam prakteknya menyipan semua warna yang sesuaididalam stock, untuk kebutuhan pengecatan kembali.
Oleh sebab itu pabrik cat menyiapkan beberapa lusin cat yang berisi pigment dari suatu type warna dasar dan formula warna yang memuat nomor dari tiap warna dasar dan ratio pencapuranya yang di perlukan untuk membuat berbagai warna cat.

Selanjutnya, pabrik cat menyiapkan formula warna ini (tabel ratio campuran warna) bagi para pengguna cat termasuk bengkel body. Paiter melihat tabel ini untuk membuat warna yang dikehendaki. Didalam color matching ini di sebut meansured color matching yaitu suatu proses untuk mendapatkan

Perkiraan warna. Dalam color matching ada pula sesuatu proses yang di sebut” Fine color matching”. Dalam proses ini warna yang telah didapat melalui proses painter mempercayai matanya, untuk menimbang adanya perbedaan diantara warna yang di ukur dan yang ditargetkan, dan menambah warna dasar sebagaimana yang di perlukan

TIPE WARNA
Secara garis besar warna dapat di bagi menjadi dua tipe berikut ini:
Warna sumber sinar,
Sinar(warna) yang dikeluarkan oleh objek itu sendiri, misalnya matahari,lilin, bola lampu, dll
Warna objek,
Warna diterima sebagai warna objek, apabila sinar dari sumber sinar di pantulkan olehnya,
Misalnya tinta, cat, kaca berwarna, dll.

TIGA WARNA PRIMER
Pada umumnya dipahami, bahwa hampir semua warna benda dapat dibuat dengan mengkombinasikan warna ” merah, kuning, dan biru
Misalnya: Merah + Biru = Lembayung
Merah + Kuning = Jingga tua
Biru + Kuning = Hijau
Kuning + Biru + Merah = Hitam

FUNGSI CAT
1. Sebagai proteksi
Material seperti baja, almunium, kayu, beton atau rusak dan plastik, dapat menurun dengan mudah oleh erosi dan dapat menjamin kekuatanya apabila kesemuanya hanya tetap seperti keadaan aslinya, akan tetapi permukaan material ini dapat di proteksi dengan cat.
2. Efek estetika dan identifikasi
Cat memberikan warna dan kilapan (gloss) pada suatu objek yang meningkatkannefek estetikanya
Yang selanjutnya mempe ngaruhi daya tarik dari suatu produk. Identifikasi warna juga merupakan tujuan lain dari pengecatan, dimana mobil pemadam, mobil polisi di cat warna tersendiri untuk membedakan dengan kendaraan lain.





KOMPONEN CAT
A. Cat
Terdiri dari,
Resin : Suatu cairan yang kental dan transparan yang membentuk film, resin menambak kilapan
(gloss), kekerasan dan adhesi suatu cat.
Pigmant: Suatu tepung yang memberikan warna dan mengisi cat, pigment tidak dapat larut di
Dalam air ataupun solvent.
Solven : Suatu cairan yang melarutkan resin dan mempermudah pencampuran pigment dan
Resin, solven sangat cepat menguap apabila cat di aplikasikan
Additive : Berbagai tipe bahan yang ditambahkan pada cat dalam jumlah kecil untuk mening
Katkan kemampuan cat sesuai dengan tujuan atau aplikasi cat

B. Thinner
Solvent : Suatu pelarut yang membuat viskositas cat menjadi lebih mudah di aplikasikan.
Berbagai tipe solvent di campurkan bersamanya untuk menyesuaikan kemampuan
Larut thinner dan penguapanya.

C. Hardener
Suatu bahan yang membantu mengikat molekul di dalam resin sehingga membentuk lapisan yang kuat dan padat.
Penyebab kerusakan pada cat mobil selain insiden.
1. Kotoran burung atau sejenis nya
2. Polusi uadara yang disebabkan oleh pabrik
3. Tempat tinggal yang berada dekat dengan pantai
4. Cara mencuci yang tidak benar

CRUISE CONTROL SYSTEM

CRUISE CONTROL SYSTEM
CCS (Cruise Control System) secara otomatis mengatur sudut buka katup throttle untuk berada pada kecepatan yang telah ditentukan pengemudi. Jadi, pengemudi tidak harus selalu menginjak pedal gas.
Dengan CCS pengemudi tetap bisa berada pada kecepatan yang ditentukannya bahkan dalam tanjakan maupun turunan.
Sistem ini membantu pengemudi bila berada di jalan tol atau jalan antar kota yang panjang tanpa harus beristirahat cukup lama.
Jadi, pengemudi bisa santai dan mengendarai dengan nyaman.
Beberapa model memiliki fungsi yang secara otomatis mengatur jarak antar kendaraan.
FUNGSI CCS
1. Bagaimana menggunakan cruise control
CCS dijalankan dengan switch utama, switch kontrol, pedal gas dan pedal rem. Desain dari switch kontrol bervariasi tergantung dari model.
Switch-switch kontrol memiliki 5 mode operasi: set, coast, resume, accelerate, dan cancel.
2. Pengaturan CCS pada kecepatan yang diinginkan
(1) Tekan dan lepas switch utama (terletak di ujung tuas cruise control). Lampu indikator tenaganya akan menyala.
(2) Tekan pedal gas hingga mencapai kecepatan yang diinginkan (antara kira-kira 40 km/h (25 mph) dan 200 km/h (124 mph))
(3) Dorong tuas cruise control ke bawah dan lepaskan; ini akan merubah ke SET/COAST pada switch kontrol.
Kecepatan mobil pada saat tuas dilepaskan akan tersimpan dalam cruise control. Memori ECU dan kecepatan mobil untuk cruise control telah diatur. Kecepatan kendaraan ini tersimpan dalam memori yang bernama set speed.

3. Kecepatan berdasarkan CCS
(1) Mengatur kembali ke kecepatan lebih tinggi:
Ada dua metode: yang menggunakan (switch) kontrol dan yang menggunakan pedal gas.
Menggunakan (switch) kontrol:
Dorong (switch) kontrol ke atas pada posisi RES/ECC sampai kecepatan mencapai yang diinginkan.
Lepaskan switch jika kecepatan sudah mencapai kecepatan yang diinginkan.
Menggunakan pedal gas (cara yang lebih cepat):
Tekan pedal gas sampai batas kecepatan yang diinginkan:
Dorong switch kontrol ke bawah (ke SET/COAST) dan lepaskan jika kecepatan sudah mencapai yang diinginkan.
(2) Mengatur kembali ke kecepatan lebih rendah:
Ada dua metode: yang menggunakan (switch) kontrol dan yang menggunakan pedal rem.
Menggunakan (switch) kontrol:
Dorong (switch) kontrol ke bawah ke SET/COAST sampai mencapai keinginan yang diinginkan.
Lepaskan (switch) kontrol jika sudah mencapai kecepatan yang diinginkan.
Menggunakan pedal rem (cara yang lebih cepat):
Tekan pedal gas hingga mencapai kecepatan yang diinginkan.
Dorong (switch) kontrol ke bawah (ke SET/COAST) dan lepaskan jika sudah mencapai kecepatan yang diinginkan.
4. Membatalkan fungsi CCS
CCS akan otomatis berhenti jika salah satu operasi ini dijalankan. Metode pembatalan 1 sampai 4 dinamakan pembatalan manual. Pembatalan manual dilakukan oleh pengemudi.
Untuk kondisi pada 5 dan 6 , pembatalan diatur otomatis oleh cruise control ECU yang tergantung pada kondisi mengemudi.


5. Fungsi pemulihan kecepatan
Menghidupkan RES/ACC [switch] akan memulihkan kembali setelan kecepatan yang ditunda sementara dengan salah satu metode yang disebutkan di sebelah kiri (No. 1,2 ,3 , or4 ) selama kecepatan kendaraan tidak berkurang di bawah 40 km/h [25 mph].
Catatan, betapa pun memutar switch menjadi off , atau dalam kasus No.5 or 6 akan membuat penundaan setelan kecepatan.
Bila pengemudi hendak meringkaskan kerja CCS , harus me-reset kembali kecepatan yang dikehendaki dalam memori dengan memutar kembali switch utama dan mengulang kembali setting operation seperti disebutkan di atas.
6. Control CCS
Ada dua tipe CCS, tipe cruise control ECU dan tipe ETCS-i (Electronic Throttle Control System-intelligent) Penjelasan dalam pelatihan materi ini berdasarkan tipe cruise control ECU .
Komponen CCS
CCS terdiri dari komponen berikut:
(1) Cruise control ECU
(2) Aktuator cruise control
(3) Switch Cruise control (Utama dan kontrol)
(4) Sensor kecepatan kendaraan
(5) Switch lampu rem
(6) Neutral start switch (A/T models)
(7) Switch kopling (model M/T)
(8) Lampu indikator power
(9) DLC3
Tipe kontrol ETCS-i
Tipe kontrol ETCS-1 mempunyai ECU mesin sebagai ganti cruise control ECU dan kontrol motor pedal gas sebagai ganti aktuator cruise control.

1. ECU cruise control
ECU menerima sinyal dari sensor kecepatan kendaraan dan berbagai switch, memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan sebelumnya.
Berdasarkan sinyal ini ECU mengirim sinyal ke aktuator.
Ia juga mempunyai sirkuit spesial yang membuat teknisi bisa mengatur sistem diagnosis dan mengecek bekerjanya masukan dan keluaran sinyal , memakai tenaga lampu indikator pada meter kombinasi.
2. Aktuator cruise control
Aktuator berperan penting dalam CCS.
Aktuator terdiri dari motor, magnetic clutch, dan potensiometer.
Sesuai dengan perintah dari ECU cruise control, aktuator menambah dan mengurangi bukaan katup gas.
3. Switch utama dan switch kontrol
(1) Switch utama
Switch utama adalah switch tenaga utama untuk CCS. Ia adalah switch tombol tekan (push-button) dan catu daya (power supply) ke sistem yang menghidupkan dan mematikan setiap switch yang ditekan ke switch utama.
PETUNJUK:
Pada beberapa model mematikan switch pengapian berarti mematikan switch utama. Meskipun bila switch pengapian dihidupkan lagi, switch utama tetap mati.
(2) Switch-switch kontrol
Switch kontrol berada di batang tuas, ia mengontrol 5 fungsi yang berbeda-beda (SET, COAST, RESUME, ACCELERATE, CANCEL) bila kendaraan dijalankan dengan memakai cruise control model SET and COAST berada di satu switch dan model RESUME serta ACCEL berada pada switch lainnya.
Switch berfungsi bila dioperasikan dengan arah tanda panah (1),(2) dan (3) dan menjadi tidak berfungsi bila dilepas.
Switchnya adalah tipe switch otomatis.
4. Sensor kecepatan
(1) Umum,Fungsi sensor kecepatan untuk menjaga agar ECU cruise control menginformasikan arus kecepatan kendaraan. Saat kecepatan kendaraan naik, sensor kecepatan berputar lebih cepat dan frekuensi sinyal kecepatan menjadi lebih tinggi. Saat kendaraan kembali lambat , frekuensi sinyal kembali lebih rendah.
Jadi sensor kecepatan menaikkan atau menurunkan sinyal kecepatan kendaraan.
(2) Cara kerja
Sensor kecepatan meneruskan deteksi sinyal dari transmisi ke ECU cruise control via meter kombinasi.Saat ini umumnya kendaraan menggunakan sistem yang menerima sinyal kendaraan dari sensor kecepatan via ECU ABS dan meter kombinasi..
5. Switch pembatalan (Cancellation)
Switch pembatalan terdiri dari switch kontrol, switch kopling, switch start netral, dan switch lampu rem..
Bila salah satu switch ini hidup, maka cruise control untuk sementara tidak berfungsi.
Kontrol kecepatan yang sudah di set, disimpan dalam memori ECU cruise control sepanjang kecepatan kendaraan diatas 40 km/h [25 mph].
Jadi setting terakhir kecepatan selalu disimpan kembali secara otomatis bila switch resume dihidupkan.
PETUNJUK:
Tipe kontrol ETCS-i
ECU mesin
ECU mesin pada dasarnya adalah kontrol mesin, tetapi dalam kendaraan dengan ETCS-i, karena sudut bukaan katup gas bisa dikontrol secara elektris, tipe ini dalam kendaraan bisa mempunyai fungsi seperti cruise control ECU.
ECU mesin berperan sebagai CCS dengan cara yang sama, seperti yang dilakukan oleh cruise control ECU.
Throttle control motor
Untuk kendaraan yang memakai ETCS-i, throttle control motor mengatur sudut bukaan katup throttle sesuai dengan sinyal dari ECU mesin.
Throttle control motor berperan sebagai CCS dengan cara yang sama seperti yang dilakukan aktuator cruise control..
Cara Kerja ECU Cruise Control
1. Fungsi penyetelan.Apabila fungsi penyetelan diaktifkan dengan mendorong turun tuas SET/COAST, pengaturan dan pembebasannya saat kendaraan dipacu dalam kontrol kecepatan antara 40 km/jam - 200 km/jam ( 25 mph-124 mph) , cruise control akan menyimpan data kecepatan tersebut dalam memorinya, dan menjaganya tetap dalam kecepatan tersebut.
2. Fungsi kecepatan konstan
ECU cruise control membandingkan kecepatan sebenarnya yang sedang berlangsung dengan setelan kecepatan . Bila kendaraan berjalan lebih cepat dari kecepatan yang sudah disetel , cruise control akan mengaktifkan aktuator, membuat bukaan throttle yang tepat dengan menutup kelebihan bukaannya. Bila kendaraan berjalan lebih lambat dari setelan kecepatan ECU cruise control juga berbuat hal yang sepadan (membuka throttle) untuk mencocokkan kecepatan dengan yang sudah disetel..
3. Fungsi Coast
Bila fungsi ini diaktifkan dengan mendorong turun tuas ke SET/COAST, pengaturan dan pengendalian kecepatan luncurnya pada saat cruise control diberlakukan, aktuator akan menutup throttle untuk mengurangi kecepatan meluncurnya kendaraan.
ECU cruise control menyimpan data kecepatan kendaraan dalam memorinya bila tuas dilepaskan. Dan setelah itu cruise control menjaganya agar tetap dalam kecepatan tersebut..
4. Fungsi akselerasi
Bila fungsi akselerasi dinyalakan dengan mendorong tuas ke RES/ACC pengaturan dan pengendaliannya pada saat itu, aktuator akan membuka throttle untuk mencapai percepatan/akselerasi kendaraan .
ECU cruise control menyimpan data kecepatan kendaraan tersebut bila tuas dilepaskan.
Setelah itu ECU cruise control akan menjaga kendaraan tetap dalam kecepatan tersebut.
5. Fungsi resume
Setelah cruise control dimatikan secara manual, penyetelan kecepatan bisa dikembalikan dengan mendorong ke atas tuas ke RES/ACC, agar kecepatan kendaraan tidak menurun hingga di bawah 40 km/jam (25 mph) .
Setelan kecepatan tidak bisa dikembalikan bila kecepatan kendaraan di bawah batas, karena data kecepatan yang disimpan dalam memori telah terhapus.
6. Kontrol batas kecepatan yang lebih rendah
Batas kecepatan rendah adalah dimana cruise control bisa disetel yaitu kurang lebih 40 km/jam ( 25mph).
Cruise control tidak bisa diaktifkan di bawah batas kecepatan ini. Bila kendaraan melaju dengan kecepatan itu saat cruise control aktif maka cruise control akan berhenti secara otomatis dan data yang tersimpan di memorinya terhapus.
7. Kontrol batas kecepatan yang lebih tinggi
Batas kecepatan tinggi dimana cruise control bisa disetel adalah sekitar 200 km/jam (124 mph). Cruise control tidak bisa disetel di atas kecepatan tersebut, dan kecepatan kendaraan tidak bisa dipacu di atas kecepatan tersebut dengan mengoperasikan switch CANCEL.
PETUNJUK: Kontrol kecepatan ini hanya untuk kendaraan yang dipacu dalam kecepatan maksimal 200 km/h [124 mph].
8. Fungsi Pembatalan Manual
Apabila ada tanda/sinyal yang diberikan ke cruise control ECU saat kendaraan dipacu dengan cruise control, maka cruise control akan mati. Cruise control akan mati oleh kerja magnetic clutch yang ada dalam aktuator.
(1) CANCEL switch "on" signal (saklar kontrol ditekan)
(2) Stop light switch "on" signal (pedal rem ditekan)
(3) Switch kopling "on" signal ( hanya untuk M/T ) (pedal kopling ditekan))
(4) Neutral start switch "N" position signal, atau kecuali"D" atau posisi "3" ( hanya untuk A/T )
9. Kontrol untuk automatic transmission
Bila kendaraan menanjak dengan overdrive, dan kecepatan berkurang di bawah 4 km (2,5 mph) , kurang dari kecepatan yang disetel, cruise control meningkatkan tenaga putaran dengan membatalkan overdrive untuk mencegah penurunan kecepatan kendaraan.
Bila kecepatan kendaraan menurun melampaui kecepatan overdrive ( 2 km/jam ( 1,2 mph), kurang dari setelan kecepatan, maka cruise control akan mengembalikan ke overdrive setelah 6 detik.
10. Fungsi kontrol magnetic clutch
Bila kecepatan kendaraan meningkat lebih dari 15 km/jam (9,4 mph) di atas kecepatan yang disetel saat menurun ( turun di pegunungan, misalnya) cruise control akan melepaskan magnetik clutch untuk mengurangi kecepatan kendaraan. Bila kendaraan telah berada pada kecepatan 10 km /jam ( 6,3 mph) di atas yang disetel untuk kecepatan menurun, maka magnetic clutch akan hidup lagi untuk menjaga kecepatan luncur seperti telah disetel.
11. Fungsi Pembatalan Otomatis
Bila terjadi hal seperti berikut sementara kendaraan sedang berjalan dengan cruise control, setelah kecepatan dalam memori terhapus, maka cruise control akan berhenti berfungsi. Saat ini lampu indikator akan berkedip untuk memperingatkan terjadi malfungsi di CCS.
(1) Kelebihan aliran listrik ke motor atau ke sirkuit penggerak magnetic clutch.
(2) Motor terus menerus menerus berusaha membuka throttle.
(3) Motornya tidak bekerja meski motor drive telah mengirim sinyal.
(4) Terdapat sirkuit terbuka pada magnetic clutch.
(5) Bila terdapat sinyal yang abnormal pada sensor kecepatan.
(6) Switch kontrol rusak atau switch SET dan RESUME rusak.
(7) Bila terdapat yang tidak beres pada sirkuit lampu stop.
(8) Potensiometer tidak mengirim sinyal ke ECU cruise control.
PETUNJUK:
Tipe kontrol ETCS-i
(1) Bila terdapat yang tidak beres pada sirkuit lampu stop.
(2) Bila terdapat yang tidak beres pada sinyal sensor kecepatan.
(3) Bila terdapat yang tidak normal pada ETCS-i.
Cara Kerja Aktuator Cruise Control
1. Motor dan limit switch
Motor berputar searah jarum jam atau sebaliknya untuk merespon sinyal akselerasi atau penurunan kecepatan / deselerasi dari cruise control ECU, menjadikan perubahan dalam katup bukaan throttle.
PETUNJUK:
Motor bisa rusak apabila terus hidup setelah katup throttle terbuka penuh atau tertutup sama sekali. Untuk mencegah hal ini , motor mempunyai dua switch pembatas/limit switch, No 1 dan No 2. Bila katup throttle terbuka sepenuhnya setelah menerima sinyal akselerasi dari cruise control ECU, switch pembatas No 1 terbuka membuat motor berhenti. Sementara bila katup throttle tertutup sepenuhnya (deselerasi) switch pembatas No 2 terbuka, menghentikan kerja motor. Kedua switch kontak tersebut tertutup di posisi di mana katup throttle antara terbuka dan tertutup
2. Magnetic clutch
Kopling magnetik (magnetic clutch) ini mengikat dan melepas motor dan control arm selama cruise control bekerja
Bila pengemudi mengaktifkan salah satu kontrol pembatalan (cancel switch) atau bila fungsi automatic cancellation dihidupkan dalam kondisi mengemudi di bawah cruise control CCS, maka cruise control ECU akan melepas magnetic clutch untuk menghentikan kerja CCS.
Bila pedal rem diinjak, cruise control ECU menerima sinyal pembatalan dan cruise control ECU mematikan magnetic clutch.
Pada saat yang sama catu daya ke safety magnetic clutch secara mekanis putus dan magnetic clutch pun mati.
Bila clutch ini mati, motor dan control arm menjadi bebas. Dengan demikian control arm kembali ke posisi idle dan kerja CCS dibatalkan.
3. Potensiometer (hanya ada di beberapa model)
Potensiometer mendeteksi sudut putaran dari control arm dan mengirimkan sinyal ke cruise control ECU dan secara terus menerus menginformasikan sudut putaran yang dipantau.
Cruise control ECU mengatur menyimpan data ini dalam memorinya.
Apabila terdapat perbedaan antara kecepatan yang telah distel dan kecepatan kendaraan sesungguhnya cruise control menentukan seberapa banyak sudut bukaan throttle harus diubah untuk mengkonfirmasi kecepatan yang di-stel berdasarkan data ini.
PETUNJUK:
Di dalam ETCS-i controlled type, motor kontrol throttle mengganti fungsi aktuator cruise control.
Untuk throttle motor kontrol, lihat ke TEAM 21 Diagnosis Technician >> buku "Sistem Kontrol Mesin Bensin">> bab "Sistem Kontrol Lain">> kelompok "ETCS-i (Electronic Throttle Control System-intelligent)".