Dan shen 1

danshengoji-729x90

Sunday, 25 August 2013

Variable Valve Timing with Inteligent

VVT-i atau Variable Valve Timing with Inteligent dipakai di Toyota,jika di Suzuki system yang memiliki fungsi juga kurang lebih sama dengan  VVT-i disebut dengan VVT sedangkan di Honda disebut dengan V Tec.
Gambaran cara kerja system VVT-i adalah sebagai berikut.
Umumnya, valve timing itu tetap (fixed), tetapi sistem VVT-i menggunakan tekanan hidraulik untuk menggeser rotasi intake camshaft dan me-vareasi-kan valve timing. Ini memungkinkan untuk meningkatkan output, meningkatkan efisiensi bahan bakar, dan menurunkan tingkat emisi. Sebagaimana tampak pada gambar, sistem ini dirancang untuk mengontrol valve timing dengan menggeser rotasi intake camshaft dalam kisaran 40° dari sudut crankshaft untuk mendapatkan valve timing yang optimal sesuai dengan kondisi mesin berdasarkan sinyal dari sensor. Valve timing dikontrol sebagaimana dijelaskan di bawah.
Aktuator sistem VVT-i terdiri dari: VVT-i controller yang bertugas untuk menggeser intake camshaft, tekanan oli yang merupakan gaya gerak VVT-i controller, dan camshaft timing oil control valve yang mengontrol saluran oli.
1. VVT-i controller
Controler ini  terdiri dari housing yang digerakkan oleh timing chain dan vane yang dipasang secara tetap (fixed) pada intake camshaft.

Tekanan oli yang dikirim dari sisi saluran pemaju atau pemundur  intake camshaft memutar VVT-i controller vane pada arah melingkar untuk  mengubah intake valve timing secara kontinu 

Saat mesin dimatikan, intake camshaft bergerak ke kondisi mundur maksimum untuk menjaga kemampuan starter. Ketika tekanan oli tidak mencapai VVT-i controller dengan segera setelah mesin di-start, lock pin mengunci mekanisme kerja VVT-i controller untuk mencegah bunyi knocking

REFERENSI:
Sebagai tambahan di atas, terdapat tipe dimana piston bergerak dalam arah axial diantara alur spiral (helical) dari roda gigi luar (berhubungan ke housing) dan roda gigi dalam (langsung menempel ke camshaft) untuk menggeser fase camshaft.

2. Camshaft timing oil control valve
Camshaft timing oil control valve ini merupakan kontrol beban dari ECU mesin untuk mengontrol posisi spool valve dan mendistribusikan tekanan oli yang digunakan ke VVT-i controller ke sisi maju atau mundur. Saat mesin dimatikan, intake valve timing berada pada sudut mundur maksimum.
Cara kerja

 Camshaft timing oil control valve memilih saluran ke VVT-i controller sesuai dengan jumlah arus dari ECU mesin. VVT-i controller merotasikan intake camshaft untuk menyesuaikan dengan posisi tekanan oli yang diberikan, untuk memajukan, memundurkan atau mempertahankan  valve timing.

ECU mesin mengkalkulasi valve timing optimal di bawah beragam kondisi pengoperasian sesuai dengan putaran mesin, volume udara intake, posisi throttle, dan temperatur cairan pendingin untuk mengontrol camshaft timing oil control valve. Sebagai tambahan, ECU mesin menggunakan sinyal dari camshaft position sensor dan crankshaft position sensor untuk mengkalkulasikan valve timing aktual, dan mengeksekusi kontrol feedback untuk mendapatkan valve timing sesuai target.

No comments:

Post a Comment